LAPORAN SURVEI KEWIRAUSAHAAN
PEDAGANG IKAN SEGAR
DI SUSUN OLEH
WILLIAM
HARFERI
SUPARI
YANTI
PROGRAM STUDI PGSD
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
DHARMASRAYA
2014
BAB I
PEMBAHASAN
A. LATAR BELAKANG
Definisi
atau pengertian kewirausahaan sebenarnya sanggat beragam menurut beberapa pendapat. Akan
tetapi makna dari pengertian kewirausahaan itu tidak jauh
berbeda. Kewirausahaan adalah sikap, jiwa, dan kemampuan untuk menciptakan
sesuatu yang baru yang sangat bemilai dan berguna bagi dirinya dan orang
lain.
Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif,
berdaya, bercipta, berkarsa dan bersahaja dalam berusaha dalam rangka
meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya atau kiprahnya. Seseorang
yang memiliki jiwa dan sikap wirausaha selalu tidak puas dengan apa yang
telah dicapainya.
Dari waktu ke waktu, hari
ke hari, minggu ke minggu selalu mencari peluang untuk meningkatkan usaha
dan kehidupannya. Ia selalu berkreasi dan berinovasi tanpa berhenti,
karena dengan berkreasi dan berinovasi semua peluang dapat diperolehnya.
Wirausaha adalah orang yang terampil memanfaatkan peluang
dalam mengembangkan usahanya dengan tujuan untuk meningkatkan
kehidupannya. Istilah wirausaha dan wiraswasta sering digunakan secara
bersamaan, walaupun memiliki substansi yang agak berbeda.
Pengertian
Kewirausahaan Menurut Ahli
Dalam mengartikan kewirausahaan
terlebih dahulu harus memahami arti dari wirausaha dan wirausahawan. Oke,
mari kita bahas satu persatu beberapa pendapat para ahli mengenai pengertian kewirausahaan.
Wirausaha dari segi etimologi
berasal dari kata wira dan usaha. Wira, berarti pejuang, pahlawan, manusia
unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha, berarti
perbuatan amal, berbuat sesuatu. Sedangkan Wirausahawan menurut Joseph
Schumpeter (1934) adalah seorang inovator yang mengimplementasikan
perubahan-perubahan di dalam pasar melalui kombinasi-kombinasi baru. Kombinasi
baru tersebut bisa dalam bentuk : (1) memperkenalkan produk baru, (2)
memperkenalkan metode produksi baru, (3) membuka pasar yang baru (new market),
(4) memperoleh sumber pasokan baru dari bahan atau komponen baru, atau (5)
menjalankan organisasi baru pada suatu industri. Dari arti wirausaha dan
wirausahawan tersebut, maka pengertian kewirausahaan dapat diartikan sebagai
berikut :
·
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang
diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak,
tujuan, siasat, kiat, proses dan hasil bisnis (Achmad Sanusi, 1994).
·
Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk
menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and
different). (Drucker, 1959).
·
Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan
kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk
memperbaiki kehidupan. (Zimmerer, 1996).
·
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang
diperlukan untuk memulai suatu usaha (star-up phase) dan perkembangan usaha
(venture growth). (Soeharto Prawiro, 1997).
·
Kewirausahaan adalah semangat, sikap,
perilaku, dan kemampuan seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang
mengarah pada upaya mencari, menciptakan, serta menerapkan cara kerja, teknologi
dan produk baru dengan meningkatkan efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan
yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan yang lebih besar. (Keputusan
Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor 961/KEP/M/XI/1995).
·
Kewirausahaan adalah suatu kemampuan
(ability) dalam berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan dasar,
sumber daya, tenaga penggerak tujuan, siasat kiat dan proses dalam menghadapi
tantangan hidup. (Soeparman Spemahamidjaja, 1977).
·
Kewirausahaan adalah suatu sifat keberanian,
keutamaan dalam keteladanan dalam mengambil resiko yang bersumber pada
kemampuan sendiri. (S. Wijandi, 1988).
·
Kewirausahaan
didefinisikan sebagai bekerja sendiri (self-employment). (Richard Cantillon,
1973).
·
Selanjutnya
pengertian kewirausahaan menurut Norman M. Scarborough dan Thomas W. Zimmerer
(1993:5) adalah:
“An entrepreuneur is one who creates a new business in the
face of risk and uncertainty for the perpose of achieving profit and
growth by identifying opportunities and asembling the necessary resourses
to capitalize on those opportunuties”.
Jadi entrepreneur atau
kewirausahaan adalah merupakan proses menciptakan sesuatu yang berbeda
dengan mengabdikan seluruh waktu dan tenaganya disertai dengan menanggung
resiko keuangan, kejiwaan, sosial, dan menerima balas jasa dalam bentuk
uang dan kepuasan pribadinya.
Selain itu, pengertian kewirausahan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan
dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti
dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru
dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan
bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan
hidup. Pada hakekatnya kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan
watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif
kedalam dunia nyata secara kreatif.
Dari beberapa pernyataan
tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian kewirausahaan adalah sebuah proses mengkreasikan dengan menambahkan
nilai sesuatu yang dicapai melalui usaha keras dan waktu yang tepat dengan
memperkirakan dana pendukung, fisik, resiko sosial, dan akan menerima reward
berupa keuangan dan kepuasan serta kemandirian personal.
BAB II
PEMBAHASAN
PEDAGANG IKAN SEGAR
Modal awal Rp.
15.000.000,00
Macam – macam
ikan yang dijual
1.
Ikan
Mas 30 Kg Rp. 40.000 / 1 Kg Rp.
1.200.000
2.
Ikan
Lele 35 Kg Rp.
25.000/ 1 Kg Rp.
875.000
3.
Ikan Nila 30 Kg Rp.
30.000/ 1 Kg Rp.
900.000
Jumlah harga ikan keseluruhan Rp.
2.975.000
Peralatan -
timbangan Rp. 100.000
-
Sanyo Rp. 700.000
Macam – macam
ikan yang dijual ada 3 macam sebagai berikut:
ü
Ikan emas
ü
Ikan lele
ü
Ikan nila
Dalam 1 hari terjual; Ikan emas 10 Kg = ( 10 Kg X Rp 40.000) =
Rp. 400.000
Ikan lele 5 Kg
= ( 5 Kg X Rp. 25.000) = Rp.
125.000
Ikan nila 15
Kg = ( 15 Kg X Rp. 30.000) = Rp. 450.000
Jadi omset
perhari yang di dapat dari penjualan 3 macam ikan tersebut dengan rincian
sebagai berikut:
1.
Ikan emas Rp. 400.000 / hari
2.
Ikan lele
Rp. 125.000/ hari
3.
Ikan nila
Rp. 450.000/ hari
Jumlah Rp. 975.000/ hari
Jadi omset
perbulan yang didapat dari 3 penjualan ikan tersebut adalah sebagai berikut:
Rp. 29.250.000
BAB III
PENUTUP
Dalam penjualan ikan segar,penjual bisa menghabiskan ikan
mas sebanyak 10 kg,ikan lele sebanyak 5kg, dan ikan nila sebanyak 15 kg. jadi
dalam 1 hari keseluruhan ikan yang terjual yaitu 30 kg dan mendapatkan
pendapatan sebesar Rp 975.000.00.dalam 1 bulan pedagang ikan segar bisa
mendapatkan hasil Rp 29.250.000.00. jadi pedagang dalam 1 bulannya sudah dapat
mengembalikan modal awalnya.
0 komentar:
Posting Komentar