dream


Masakan Khas Nagari Tanjung "Gulai Joyieng Baondang"

Masakan khas Nagari Tanjung (Kabupaten Sijunjung)
by: Hendry patopang
V. Gulai Joyieng baondang (Gulai Jengkol di rendang/gongseng)
Selanjutnya penulis akan mengulas tentang masakan yang biasa di temui di nagari Tanjung,sebuah nagari di kabupaten sijunjung.
"Gulai joyieng baondang"atau (Gulai Jengkol direndang/gongseng).Sepintas dari namanya terlihat biasa,dan mungkin juga agak aneh di telinga masyarakat yang bukan berasal dari nagari Tanjung.Biasanya kalau joyieng atau jengkol ya di gulai atau di goreng dan ada juga di rendang.Tapi di sini biasa masyarakat membuatnya Gulai joyieng yang di rendang...he he he pasti bingung,sudah di gulai di rendang pula.Di sini lah letak keunikan menu yang satu ini,dan insyaAllah akan kita bahas secara gamblang.
Masyarakat nagari Tanjung sudah tidak asing lagi dengan menu yang satu ini.Sudah menjadi menu turun temurun di daerah ini,rasanya yang khas dan mungkin ini olahan Jengkol yang paling nikmat di banding dengan di rebus atau di goreng.Setidaknya itu menurut selera penulis.Kelezatan menu yang satu ini menjadi salah satu pameo di masyarakat di sini.Tak jarang kita mendengar kalau ada yang baru pulang dari rantau di ajak bertamu kerumah maka akan di jawab "lai ada gulai joyieng baondang ...?" (apakah ada gulai jengkol di rumah..?) he he he .Dan kalau bagi kami yang biasa hidup menetap dirantau,berencana untuk pulang ke kampuang halaman ,maka pesan pertama yang di sampaikan kepada saudara di kampung adalah gulai yang satu ini.Begitu melegendanya masakan khas nagari Tanjung yang satu ini.Pesanan kami yang biasa di rantau ini tidaklah sesuatu yang berlebihan atau istilah anak muda sekarang "lebay"Karena memang menu ini tidak perna di temui di Rumah makan dan Restoran padang sekalipun.Biasanya Rumah makan mengolah jengkol hanya di goreng,direbus lalu di gulai.Atau di rendang seperti merendang daging.
Dilihat dari cara pengolahan masakan ini,maka kita akan menemukan keunikan cara membuat gulai joyieng baondang ini.Pertama jengkol di pilih yang bagus dan sudah betul betul keras/tua.Biasa warna kulit dalamnya agak coklat kemerahan, kemudian di cuci bersih dan diletakan pada kuali besi yang di bawahnya sudah di siapkan bara kayu atau bara tempurung.Proses ini biasa kita kenal dengan "menggongseng" proses ini bertujuan untuk membakar jengkol sampai matang,tetapi tidak mengunakan air atau pun minyak goreng sedikitpun.Pada proses ini perlu di perhatikan bara api yang ada di bawahnya agar Jengkol matang dengan merata dan tidak lupa pula di aduk secara terus menerus.Jengkol yang sudah matang biasanya ditandai dengan warnanya yang kehitam-hitaman.
Kemudian jengkol yang sudah matang di tumbuk sampai gepeng.Baru di gulai seperti mengulai masakan lainnya.Perbedaan rasa dari gulai ini terletak pada aroma yang khas dari jengkol yang sudah matang di gongseng tadi.
Keunikan cara pembuatan masakan ini,menjadikan masakan ini menjadi masakan yang khas di nagari Tanjung. Bahkan sampai melegenda di kalangan masyarakat secara turun temurun,terutama bagi mereka yang biasa hidup di rantau.Sebenarnya masakan olahan jengkol ini tidak serta merta di gulai saja oleh penduduk setempat, ada lagi olahan jengkol ini yang bisa kita temui di nagari Tanjung yaitu "piyiek joyieng minyak tanak"yang ini lebih ekstrim lagi....he he kelezatan nya tidak ada tandingannya..bisa bisa habis nasi seperiuk.Atau ada yang menggambarkan kalau sedang menikmati "piyiek joyieng minyak tanak" bisa tidak kelihatan mintuo lewat..he he ya iyalah mintuo nya lewat di depan rumah sedang yang makan di di dapur tentu saja tidak akan kelihatan....ha ha ha
Adalagi jengkol di olah menjadi masakan "sabalado tanak"biasa di campur dengan daun singkong atau lebih dikenal dengan pucuak ubi.
Demikianlah yang bisa penulis paparkan tentang masakan olahan jengkol yanh menjadi khas nagari tanjung."mudah mudahan hari rayo idul fitri bisuak ko bisa batamu jo gulai joyieng baondang"
(Penulis adalah pemerhati sosial masyarakat)
SHARE

Milan Tomic

Hi. I’m Designer of Blog Magic. I’m CEO/Founder of ThemeXpose. I’m Creative Art Director, Web Designer, UI/UX Designer, Interaction Designer, Industrial Designer, Web Developer, Business Enthusiast, StartUp Enthusiast, Speaker, Writer and Photographer. Inspired to make things looks better.

  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
  • Image
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: